Teng teng teng teng teng, suara khas untuk  memulai jam pelajaran. Dimulai dengan ucapan pagiku kepada puluhan wajah ceria dan senyum mengembang dari murid – muridku yang akan beranjak dewasa. Hari ini merupakan hari pertamaku mengajar. Kebetulan Aku mendapatkan kesempatan mengajar di sekolah yang mempunyai reputasi bagus dalam hal prestasi. Banyak dari murid sekolah ini yang dikirimkan ke penyisihan olimpiade untuk mewakili provinsi ini, provinsi paling pesat kemajuannya dibanding provinsi lainnya. Bagaimana tidak, pusat pemerintahan, industri, bisnis, pendidikan sampai tempat hura – hura ada disini. Aku adalah seorang lulusan Perguruan Tinggi yang lumayan terkenal, setelah menjalani proses pendidikan yang lebih tinggi dan kemudian bekerja akhirnya tercapai juga cita – cita tertinggiku yaitu menjadi seorang guru. Karena Aku mempunyai reputasi yang bagus setelah menjalani pendidikan guru, Aku langsung diserahi tanggung jawab untuk menjadi wali untuk kelas ini, kelas XI IPA 1. Seminggu belakangan waktuku habis untuk membaca profil dari murid – murid kelas ini. Mereka berasal dari latar belakang berbeda – beda, dan mempunyai prestasi bagus di kelas X.

Aku : “Selamat pagi anak – anak”

Murid : “Selamat pagi pak”

Aku : “kenalkan nama saya Pak Hilman. Saya adalah wali kelas kalian. Saya mengajar pelajaran Fisika, tentunya bagi kalian Fisika mudah bukan?”

Aku :” Ok, untuk satu jam yang singkat ini Saya tidak akan mengajar dulu, yang ingin Saya lakukan hari ini adalah, berdiskusi dengan kalian semua. Sebelum Saya , coba salah satu dari kalian bicara, apa arti sekolah bagi kalian?”

More