Tak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Perjuangan mengerjakan Tugas Akhir haruslah menjadi suatu pengalaman yang sangat berharga ditengah tahun ini. Kebanyakan mahasiswa lain sedang memikirkan jadwal liburan, apa yang harus dibeli, tempat mana yang dikunjungi sambil berharap cemas menunggu nilai keluar. Sebentar lagi juga menjadi momen piala dunia 2010, penuh dengan antusiasme yang luar biasa dengan negara favorit dukungan masing-masing (Indonesia negaraku, tapi Jerman favorit ku di Piala Dunia,,hehe).

Tapi itu mereka, bukan saya. Saya yang sedang tidak bisa memikirkan apa2 lagi, walaupun ada urusan (hati) yang harus diurusi, semua itu tidaklah sempat dipikirkan. Yasudah lagipula saya yakin tidak akan ada penyesalan, kalaupun ada pastilah lebih banyak positifnya daripada negatifnya.

Maha Karya

Tugas akhir adalah maha karya mahasiswa, karya puncak dari seorang mahasiswa yang telah mengecap pendidikan tinggi di suatu universitas. Tugas akhir berangkat dari sebuah permasalahan yang diambil atau diperoleh lewat suatu proses pencurahan ide. Permasalahan yang ditemui tersebut coba untuk lebih diperdalam dan diperjelas masalahnya dan mengelompokkan permasalahan-permasalahan tersebut berdasarkan subjek studi yang terkait. Dari situ akan timbul beberapa ide metoda – metoda penyelesaian permasalahn tersebut. Metoda – metoda ini kemudian diperjelas lagi kedalam sebuah diagram pengerjaan(flowchart).

Dalam pengerjaannya, kita mempunyai dasar teori yang didapat selama masa perkuliahan, dari dasar teori tersebut sampailah pada sebuah pemodelan atau perancangan dalam bentuk metoda penyelesaian masalah. Perancangan tersebut lalu disimulasikan, atau dikerjakan. Kemudian pekerjaan selanjutnya adalah menganalisi hasil implementasi perancangan solusi tadi. Kembalikan ketujuan awal pemecahan permasalahan, apakah sudah sesuai dengan yang diinginkan atau tidak. Untuk hal ini penting sekali sebuah pemahaman yang cukup bahkan mendalam dalam hal dasar teori. Karena memang sejatinya, Tugas Akhir adalah suatu aplikasi teori – teori kuliah yang didapat.

Sampai sini jelas bahwa Tugas Akhir adalah salah satu karya puncak seorang mahasiswa. Dimana Tugas Akhir adalah suatu bentuk implementasi perkuliahan yang didapat. kesimpulan ini bisa dibilang cukup objektif dan terkesan sangat teknis. Namun bagaimana dengan parameter non-teknis (mungkin kurang tepat,,hehe). Memang untuk hal ini sungguh sulit untuk melihatnya secara objektif, tidak seperti kesimpulan sebelumnya. Karena pada sudut teknis dalam hubungannya dengan Tugas Akhir akan tercapai kesimpulan yang cendrung sama antar tiap individu yang merasakan Tugas Akhir tersebut sehingga cendrung objektif. Beda dengan sudut pandang non-teknis yang merupakan hal yg sangat pribadi dirasakan selama mengerjakannya.

Perasaaan kesal, pusing di tengah pengerjaan, mentok ide, bahagia saat simulasi atau percobaan alat berhasil menjadi suatu fungsi yang berfluktuatif bergantung kepada waktu. Perasaan campur aduk inilah salah satu penilaian tugas akhir ini sebuah maha karya atau tidak. Namun sekali lagi, ini merupakan pandangan yang sangat subjektif. Jangan pernah coba menyamakan fungsi tadi antar individu. Karena mau sampai kapanpun dilakukan iterasi, tidak akan pernah dua individu yang mempunyai karakteristik grafik fungsi tadi yang mirip. But keep in touch bro, fungsi tadi sangat berpengaruh kepada kondisi psikis individu sepanjang waktu tersebut. Saling mendukung dan mengingatkan adalah cara yang paling tepat untuk menjadikan fungsi tadi mencapai keadaan steady state..

–maaf kalau ada istilah yang salah silahkan koreksi..kondisi tidak stabil, hoho–

Advertisements