“oi lo pake helm full face gih , nanti ditilang polisi loh, ribet ngurusnya!”

Kalimat ini diarahkan kepada saya hari ini oleh teman saya. Dalam hati saya bertanya, apa pengaruhnya?Inilah potret peraturan saat ini, segala peraturan pasti yang diingat adalah hukumannnya. Pastilah pembuat peraturan mempunyai landasan dalam membuatnya. Dan untuk mengantisipasi pelanggaran pasti dibuat juga hukumannya. Namun celakanya yang tersampaikan ke masayarakat adalah hanya hukumannya.

Mentaati peraturan sama dengan menghindari atau takut dengan hukuman. Saya jadi terkesan terpaksa dalam mentaati peraturan. Sama seperti peraturan absen kuliah, saya mentaati peraturan itu karena hanya menganggap absen mempengaruhi kelulusan. Padahal artinya, bila kita absen itu berarti kita menjadi ketinggalan pelajaran yang akan mempengaruhi kelulusan.

Penyadaran akan pentingnya peraturan yang masih kurang saat ini. Iklan – iklan masyarakat harus lebih digalakkan. Papan iklan pelayanan masyarakat harus diperbanyak, dan pakai kata – kata yang menarik,  seperti

Pakai Helm Anda, keluarga Anda sedang menunggu di rumah.

Buang sampah pada tempatnya, Andapun tampak lebih macho.

dulu pernah ada iklan – iklan layanan masyarakat seperti ini (bukan yang kedua,hehe) , tapi sudah digantikan oleh iklan produk pulsa dan iklan kampanye politik yang malah merusak pemandangan.

Salam sadar peraturan..

Advertisements