Melihat siaran televisi saat ini pastilah didominasi oleh iklan – iklan politik menjelang pemilu 2009. Nonton siaran sepakbola kek, sinetron kek atau warta berita, pasti ada iklan politik. caleg, partai sampai calon presiden.
Iklan – iklan yang cukup menarik, contohnya iklannya pak presiden SBY damn wapres Pak Jusuf Kalla. Mereka mempromosikan partainya dan tokoh2 partainya. Yang mereka cukup menarik karena ada kesamaan namun beda maksud. coba saksikan di iklan Pak JK,menyoroti swasembada beras yang terjadi di Indonesia saat ini, hal ini adalah bukti nyata kontribusi kader2 golkar begitu menurut iklan. Begitu juga di iklan Pak SBY, iklan itu menyampaikan saat pemerintahan beliau Indonesia berhasil mencapai swasembada beras untuk pertama kali sejak orde baru dengan sepanjang iklan dipenuhi kader2 demokrat dan bakground bendera partai.
Yang jadi pertanyaan, bukannya Pak SBY dan pak JK merupakan bagian dari pemerintahan dan sama – sama berjuang di kabinet? . Tapi kok memakai contoh2 keberhasilan pemerintah untuk kepentingan partai?.
Lebih baik ditengah maraknya keinginan Golput keberhasilan – keberhasilan seperti ini dimanfaatkan dengan baik. Salah satu alasan golput mungkin adalah karena sudah besarnya opsi tidak percaya terhadap pemerintahan demokratis seperti ini. BUkannya keberhasilan – keberhasilan seperti ini bisa sedikit meyakinkan calon pemilih, bahwa demokrasi telah menghasilkan buah?. Yakinkan calon pemilih, pemilu demokratis telah menghasilkan sesuatu sumbangan dalam kemajuan negara.


Dalam suatu tatanan masyarakat, ada beberapa aspek yang saling berkaitan, politik, ekonomi, budaya dan pendidikan.Tidak bisa dipungkiri informasi saat ini mengambil peran yang sangat penting dalam keberjalanan masing- masing.
Menurut wikipedia, digital divide adalah gap atau pemisah antara orang yang punya akses terhadap teknologi informasi dan yang tidak punya. Dari zaman orang – orang masih berburu pun, informasi tentang dimana letak mangsa berada sangat berarti. Saat orang – orang berjelajah ke pulau entah berantah pun tujuannya mencari informasi apakah pulau tersebut mempunyai sesuatu yang berharga atau tidak. Masuk kejaman industri dan teknologi, informasi menjadi sangat berarti, karena akan sangat berpengaruh ke masalah politik, ekonomi suatu negara. Tak heran banyak negara – negara yang dengan sengaja menyembunyikan informasi – informasi tertentu agar negara lain tidak tahu dan menjadi tertinggal. Satu kalimat kunci yang bisa diambil, orang – orang atau komunitas yang mempunyai informasi yang lebih akan lebih punya peluang untuk berkembang dan berkuasa. Orang – orang atau negara yang aksesnya informasinya kurang akan tertinggal walaupun belum berari tidak makmur. Bisa saja kekurangan informasi itu karena disengaja. 

Recent Comments